KALAU CUMA NGOMONG, SEMUA ORANG JUGA BISA !

Maju Bersama | Sejahtera Bersama

KALAU CUMA NGOMONG, SEMUA ORANG JUGA BISA !

Seorang Trainer, Motivator, atau Coach tidak harus lebih hebat, lebih jago, dan lebih sukses dari audience nya.. Dan ini kami alami. Untuk menjadi pembicara, saya dan teman teman di Rumah Kreatif Bersatu Nusantara tidak perlu membaca buku yang tebalnya bisa 500 halaman, cukup bagikan pengalaman berkegiatan sesuai dengan sejarahnya.

Yang penting dari seorang trainer, motivator atau coach adalah, ia sudah pernah mempraktekkan dan membuktikan semua teori sukses yang di sampaikannya..
Sosok Yayan Ferutensi  sudah membuktikan bahwa dirinya sudah melaksanakan semua teori tentang Jamur.… Mulai dari membuat baglog dan menaruh baglog di tempat yang lembab seperti kamar mandi sampai mensiasati kumbung ( rumah ) jamur yang panas menjadi lembab agar jamur dapat tumbuh dengan sempurna. Mempunyai catatan kegiatan dan kendala apa yang dihadapi, mulai dari cuaca, media, bibit hingga kumbungnya.

Kalau cuma ngomong doang sih,
SEMUA ORANG JUGA BISA! Tapi prakteknya ? Wah perlu waktu dan pengorbanan. Membuktikan jamur bisa tumbuh di wilayah yang dekat dengan kawasan industri dan juga industri meubeul adalah suatu prestasi. Apalagi kita tahu jamur disukai banyak orang dan dari berbagai kalangan dan usia. Terbukti banyak outlet jamur krispi dan lainnya. Kalau pemasok jamurnya berada di Jakarta juga kan asyik..tidak ongkos mahal dan bisa mendapatkan jamur yang fresh. Tapi kalau cuma omong aja dan gak pernah melakukan praktek tanam jamur, ya mana bisa …hehehe

Bertani Jamur di Ibukota bisa menjadikan salah satu solusi untuk meningkatkan ekonomi keluarga lhooo.. Sebab bisa berwirausaha membuat kumbung jamur juga. Kami pernah melihat baglog jamur dijual di salah satu mall terbesar di Jakarta Selatan dan harganya per bagloh Rp 95.000..wooww fantastiskan ? Nah kalau di Pulo Kambing, baglog hanya harga Rp 5.000 dengan catatan membeli minimal 1.000 baglog yaa ( sekalian dipaksa jadi petani jamur yaa heheheh….). Dan harga satuan kami jual Rp 35.000 saja !!! Murah kan ? Tapi nilai edukasinya yang mahal… Ya, menanamkan pada generasi muda bahwa baglog jamur yang terbuat dari serbuk kayu bekas bisa bernilai ketika diubah fungsinya. Ketika masih berupa serbuk kayu maka yang terlintas dipikiran adalah membakarnya. Lain hal ketika berubah menjadi baglog jamur..yang terlintas adalah peningkatan nilai ekonomi, sosial dan lingkungan. Keren kan..

Petani Kerabat Pulo Kambing sudah melewati proses itu..tetapi masih terus belajar dan berkembang serta bertumbuh..demi jamur yang cantik ini….

Please follow and like us:
20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *