ADA APA DENGAN PULO KAMBING

Maju Bersama | Sejahtera Bersama

ADA APA DENGAN PULO KAMBING

Pulo Kambing adalah sebuah nama kampung yang terletak di pinggiran Jakarta Timur, berbatasan dengan Jakarta Utara dan Bekasi.

Dulu, di Pulo Kambing terkenal dengan pengrajin Furniture. Dari mulai engkong sampai cucu, semua pengrajin meubel.

Lalu terjadi sedikit pergeseran disini. Jika dulu terkenal dengan hasil kerajinannya, kini lebih condong terkenal karena padat penduduk dan mayoritas warganya adalah pekerja di pabrik.

Mengingat lokasi Pulo Kambing ini berdampingan dengan kawasan industri Pulo Gadung JIEP. Jadi akan lebih mudah untuk bekerja menjadi buruh ketimbang menjadi pengrajin furniture.

Tak ada yang salah dengan usaha ini, tetapi berjalannya waktu dimana para pelanggan meminta kualitas kayu yang bagus sementara pohon kayu sudah mulai menipis ( sudah banyak penebangan pohon ). Alhasil kayu pun diganti dengan kayu tipis alias teriplek.

Banyak yang mulai enggan untuk order karena kualitas kayu yang diharapkan sudah tidak bisa dibuatkan. Dan para pengrajin pun harus punya banyak taktik alias strategi dalam berjualan, mulai dari cara pembayaran yang bisa dengan bon putih hingga giro.

Kebutuhan pengrajin setiap Sabtu adalah uang cash untuk mebayar upah para pengrajin, tetapi karena sistem pembayaran dengan bon putih atau giro maka tak jarang untuk menutupi ongkos upah saja sudah mulai kewalahan.

Di 2017 saya mencetuskan konsep Wisata Edukasi Pulo Kambing, lalu apa hubungannya dengan cerita diatas ya ?

Awalnya memang Wisata Edukasi Pulo Kambing ini diharapkan bisa menjadi jawaban bagi yang ingin belajar tentang kegiatan yang ada di Yayasan Pulo Kambing seperti Bank Sampah, Kerajinan dari Sampah, Urban Farming, Rumah Jamur hingga Koperasi.

Tetapi ternyata dengan banyaknya wisatawan yang melihat kegiatan di Yayasan Pulo Kambing, maka tidak tertutup kemungkinan bisa membangkitkan kembali potensi kerajianan furniture yang ada di Pulo Kambing ini.

Inilah uniknya pariwisata ya… bisa koneksi dengan berbagai permasalahan yang ada. Contoh, ketika kemiskinan menjadi topik target utama untuk dituntaskan, ternyata dengan pariwisata bisa menjawab itu. Masyarakat miskin bisa diberdayakan untuk membuat aneka makanan hingga aneka suvenir yang bisa dinikmati pengunjung wisata. Masih banyak lagi yang bisa dituntaskan dengan pariwisata dan Wisata Edukasi Pulo Kambing adalah sebuah terobosan yang spektakuler karena mampu meruntuhkan pendapat bahwa membuka lahan wisata harus dengan area yang luas bahkan sangat luas, dan ternyata disini kami bisaaaa….

Bagaimana ? Menarik ya berwisata edukasi ke Pulo Kambing. Walau lokasinya baru seluas sebuah rumah tapi sarat dengan ilmu.

Please follow and like us:
error20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *